Rabu, 19 November 2014

LAGU JUNSU JYJ


 LAGU JUNSU JYJ


 
 
 

 

 

 

Hilang


Rindu kami seteguh besi
Hari demi hari menanti
Tekad kami segunung tinggi
Takut siapa? kami hadapi

Yang hilang Menjadi katalis
Disetiap kamis
Nyali Berlapis

Marah Kami
Senyala api
Di depan istana berdiri

Yang hilang menjadi katalis
Disetiap kamis
Nyali berlapis

Yang ditinggal
Takkan pernah diam
Mempertanyakan kapan pulang ?

Dedy Hamdun HILANG Mei 1997
Ismail HILANG Mei 1997
Hermawan Hendrawan HILANG Maret 1998
Hendra Hambali HILANG Mei 1998
M Yusuf HILANG Mei 1997
Nova Al Katiri HILANG Mei 1997
Petrus Bima Anugrah HILANG Maret 1998
Sony HILANG April 1997
Suyat HILANG Februari 1998
Ucok Munandar Siahaan HILANG Mei 1998
Yadin Muhidin HILANG Mei 1998
Yani Afri HILANG April 1997
Wiji Tukul HILANG Mei 1998

HILANG

Menjadi Indonesia


ada yang memar, kagum banggaku
malu membelenggu
ada yang mekar, serupa benalu
tak mau temanimu

lekas,
bangun tidur berkepanjangan
menyatakan mimpimu
cuci muka biar terlihat segar
merapikan wajahmu
masih ada cara menjadi besar

ada yang runtuh, tamah ramahmu
beda teraniaya
ada yang tumbuh, iri dengkimu
cinta pergi kemana?

memudakan tuamu
menjelma dan menjadi indonesia

Laki - Laki Pemalu


senja akan segera berlalu
seorang lelaki melintas menyimpan malu
menyusul langkah sang gadis yang mungil
tapak kakinya yang lelah menyisakan perih

nanti malam kan ia jerat rembulan
disimpan dalam sunyi hingga esok hari
lelah berpura pura bersandiwara
esok pagi kan seperti hari ini
menyisakan duri, menyisakan perih
menyisakan sunyi...aaa...

berharap gadis mengerti hatinya
tetes keringat mengalir mencoba melawan ragu

Kenakalan Remaja Di Era Informatika


senang mengabadikan tubuh yang tak berhalang
padahal hanya iseng belaka
ketika birahi yang juara
etika menguap entah kemana

oh nafsu menderu deru
bikin malu...
oh nafsu menderu deru
susah maju...

rekam dan memamerkan badan dan yang lainnya
mungkin hanya untuk kenangan
ketika birahi yang juaranya
etika dibuang entah kemana

oh ..
nafsu menderu - deru ...
bikin malu

oh ..
nafsu menderu - deru ...
susah maju

apakah kita tersesat arah
mengapa kita tak bisa dewasa

Efek Rumah Kaca


Tipis ozon berlubang
Debu kosmik hujan asam
Matahari tiada tirai
Bakal bunga tak mekar

Daun-daun berlubang
Tak berputar energi
Wajah bumi menangis
Sedang kita tak mengerti

Kita akan terbakar
Kita akan wariskan
Untuk anak dan cucu kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar